Kisah Juara Dunia Bulu Tangkis Indonesia Terakhir: Ahsan/Hendra
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan, berhasil meraih gelar juara dunia bulu tangkis pada BWF World Championships 2019 di Basel, Swiss. Momen tersebut menjadi salah satu masa keemasan bagi Ahsan/Hendra.
Perjalanan Menuju Gelar Juara
Sebagai unggulan keempat, Ahsan/Hendra langsung melaju ke babak kedua dengan melewati lawan-lawan tangguh. Mereka memenangkan pertandingan dengan skor dua gim langsung, menunjukkan dominasi yang luar biasa.
Pertandingan sengit terjadi di perempatfinal ketika Ahsan/Hendra berhasil mengalahkan pasangan Taiwan, Liao Min-chun/Su Ching-heng. Kemenangan tersebut membawa mereka ke babak semifinal dengan performa yang konsisten dan solid.
Di partai puncak, Ahsan/Hendra menunjukkan keunggulan mereka atas lawan-lawan yang tangguh. Mereka berhasil meraih gelar juara dunia setelah mengalahkan lawan-lawan dari Inggris, Alexander Dunn/Adam Hall, dalam pertandingan yang sangat menegangkan.
Bersamaan dengan kesuksesan Ahsan/Hendra pada BWF World Championships 2019, Indonesia berharap dapat melihat kembali kejayaan tersebut di ajang yang sama pada tahun 2026. Kiprah mereka sebagai juara dunia bulu tangkis terakhir dari Indonesia memberikan inspirasi dan semangat bagi para atlet bulu tangkis Tanah Air.
Harapan untuk BWF World Championships 2026
Sebagai negara dengan tradisi kekuatan di cabang olahraga bulu tangkis, Indonesia mengirimkan 11 wakilnya ke BWF World Championships 2026 yang akan digelar di New Delhi, India. Harapan besar dipasang pada para atlet Tanah Air untuk meraih hasil gemilang dan mengukir prestasi di kancah internasional.
Dengan kisah juara dunia terakhir Ahsan/Hendra yang masih segar dalam ingatan, semangat untuk meraih gelar juara kembali terus membara di kalangan para atlet bulu tangkis Indonesia. Momen kejayaan tersebut menjadi motivasi yang kuat untuk terus berjuang dan mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.


