Kapolri Ajak Peserta Esports Kapolri Cup 2026 Jadi Duta Kamtibnas Digital
JAKARTA – Kejuaraan Esports Kapolri Cup 2026 resmi berakhir Minggu (9/8/2026). Ajang yang melibatkan 35.936 peserta dalam tujuh kategori perlombaan dari tingkat Polres hingga nasional ini menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kreativitas dan talenta digital.
Minat Generasi Muda dalam Esports
Kapolri menekankan bahwa Esports bukan lagi sekadar hobi, melainkan telah menjadi ekosistem profesional yang memberi peluang pada berbagai profesi di dunia digital, seperti atlet, pelatih, kreator konten, pengembang gim, animator, analis data, hingga tenaga profesional keamanan siber. Saat ini, aktivitas masyarakat di ranah digital semakin berkembang pesat.
Pada tahun 2025, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 229 juta orang atau 80,7% dari populasi. Ditambah dengan nilai ekonomi digital Indonesia yang mencapai USD99 miliar, menjadikan Indonesia sebagai pemain terbesar di Asia Tenggara dalam bidang tersebut.
Tantangan Kejahatan Digital
Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, muncul pula tantangan baru terkait kejahatan digital yang semakin kompleks. Data mencatat bahwa sepanjang Semester I 2026, perputaran dana judi online mencapai Rp86,82 triliun dalam 467,32 juta transaksi. Polri juga berhasil mengungkap 1.743 perkara kejahatan digital, dengan kasus terbanyak meliputi penipuan, perjudian, dan pencemaran nama baik.
Kapolri berharap para peserta Esports Kapolri Cup 2026 dapat menjadi duta Kamtibnas digital yang dapat turut berperan dalam meminimalisir angka kejahatan digital di Indonesia.


