Harga Kripto Tertinggi Merosot Jelang Akhir Pekan
Pada perdagangan Jumat, (7/8/2026), harga kripto jajaran teratas mayoritas bergerak menuju zona merah. Baik Bitcoin (BTC) maupun Ethereum (ETH) mengalami pelemahan seiring dengan akhir pekan yang semakin dekat.
Harga Bitcoin dan Ethereum Turun
Berdasarkan data dari coinmarketcap.com, harga kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin (BTC), melemah sebanyak 0,62% dalam 24 jam terakhir. Dalam rentang satu minggu, harga Bitcoin terpangkas sebesar 0,69%. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan dengan harga mencapai US$ 64.230,81 atau setara dengan Rp 1,15 miliar.
Harga Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan sebesar 0,56% dalam 24 jam terakhir. Dalam satu minggu terakhir, harga Ethereum terkoreksi sebanyak 0,78%. Saat ini, Ethereum memiliki harga di kisaran US$ 1.900,17 atau sekitar Rp 34,06 juta.
Pergerakan Kripto Lainnya
Sementara itu, kripto jenis stablecoin seperti Tether (USDT) menguat sebanyak 0,01% dalam 24 jam terakhir dengan pergerakan stabil sepanjang minggu ini. Harga Tether saat ini berada di posisi US$ 0,9991.
Binance Coin (BNB) juga mengalami penurunan harga sebesar 0,31% dalam 24 jam terakhir. Namun, dalam rentang satu minggu, harga BNB justru mengalami kenaikan sebesar 0,13%. Harga BNB kini mencapai US$ 592,43.
Di sisi lain, harga XRP terpangkas sebesar 2,53% dalam 24 jam terakhir dan merosot sebanyak 4,43% dalam satu minggu terakhir, dengan harga saat ini mencapai US$ 1,03.
Demikian pula, Solana (SOL) turun sebesar 1,8% dalam 24 jam terakhir dan tergelincir sebanyak 2,43% dalam sepekan terakhir. Harga Solana saat ini berada di level US$ 72,70.


