Badan Gizi Nasional Perketat Pengawasan Dapur Program Makan Bergizi Gratis
Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyusun langkah-langkah baru untuk meneguhkan pengawasan terhadap operasional dapur pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam upaya tersebut, BGN akan mengaitkan semua kamera pengawas (CCTV) di dapur langsung ke sistem yang terpusat di kantor.
Integrasi CCTV dan Pemeriksaan Kesehatan
Kepala BGN Sudaryono menyebutkan bahwa integrasi CCTV bertujuan untuk memantau aktivitas di seluruh dapur MBG secara real-time sehingga potensi pelanggaran dapat segera terdeteksi. Pemantauan akan dilakukan dari pusat sampai tingkat kecamatan, kabupaten, dan provinsi.
“Kami sedang berusaha mengintegrasikan seluruh CCTV di dapur ke sistem IT kita di kantor pusat. Hal ini dalam rangka meningkatkan fungsi pengawasan yang ingin kami capai,” jelas Sudaryono.
Selain itu, BGN juga akan menerapkan pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh pegawai dan relawan dapur sebelum memulai tugasnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa lingkungan dapur dan makanan yang dihasilkan tetap sehat dan berkualitas.
Sistem Digital dan Pemeriksaan Kesehatan Sederhana
BGN juga tengah mengembangkan sistem digital untuk mencatat setiap tahapan operasional dapur, termasuk waktu memasak, distribusi, dan penerimaan makanan di sekolah. Hal ini bertujuan untuk memastikan makanan tidak disimpan terlalu lama sehingga tetap segar dan berkualitas.
Selain itu, semua pegawai dan relawan dapur diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana sebelum memulai pekerjaan, seperti pengecekan suhu tubuh dan keluhan kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan penyakit di lingkungan dapur dan menjaga kebersihan makanan yang disalurkan ke penerima manfaat.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat terus memberikan makanan sehat dan berkualitas bagi masyarakat penerima manfaatnya.


