Wakil Menteri Desa Dukung Program NADI JKN untuk Kemajuan Daerah Tertinggal
Dalam upaya untuk mendukung kemajuan desa dan daerah-daerah tertinggal di Indonesia, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Ahmad Riza Patria, memberikan dukungannya terhadap Program NADI JKN. Menurutnya, program ini memberikan perlindungan kesehatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dan dapat menjadi inovasi yang relevan bagi masyarakat, terutama di pedesaan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di daerah, seperti BUMDes, koperasi desa, dan lembaga lainnya, Program NADI JKN telah dimulai. Beberapa contoh kolaborasi yang telah terjalin antara lain dengan BUMDes Mandiri Utama Kemuja di Pangkal Pinang, BUMDes Tirta Mandiri dan BUMDes Tumang di Boyolali, PT Pos Indonesia di Banyuwangi, serta Koperasi Desa Merah Putih Mattiro Ade di Parepare.
Raffi Ahmad Ajak Generasi Muda untuk Sisihkan Pendapatan demi Kesehatan Keluarga
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, juga memberikan dukungannya terhadap Program NADI JKN. Ia mengajak generasi muda, pekerja informal, dan pelaku UMKM untuk mulai menyisihkan sebagian pendapatan mereka demi perlindungan kesehatan keluarga.
Raffi Ahmad juga menekankan pentingnya kehadiran Program NADI JKN sebagai bentuk keseriusan BPJS Kesehatan dalam memberikan berbagai terobosan pengelolaan Program JKN yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan lebih baik. Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan dapat mempertahankan kepesertaan JKN secara aktif tanpa harus khawatir dengan pembayaran yang terlalu besar.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Dukung Pengembangan Skema NADI JKN
Sebagai mitra awal dalam implementasi Program NADI JKN, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk turut mendukung pengembangan skema tersebut melalui ekosistem digital yang dimilikinya. Dengan memanfaatkan skema daily deduct engine yang terus dikembangkan perusahaan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk berharap dapat memberikan kemudahan bagi pengguna aplikasi.
Dyan Shinto Eko Nugroho, Chief of Public Affair PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyatakan bahwa sebanyak 3.147 mitra Gojek di luar desil 1-5 telah bergabung dengan BPJS Kesehatan. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas para mitra yang bekerja tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, sehingga perlindungan kesehatan dari risiko biaya tak terduga sangatlah penting bagi mereka.


