PTPN I Mantapkan Komitmen Dukung Program Ketahanan Energi Nasional
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I-Persero) memastikan komitmennya sebagai BUMN perkebunan yang mendukung program ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi energi nasional lewat hilirisasi sektor perkebunan menjadi bioetanol.
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, Abdul Rivai Ras, mengungkapkan bahwa pengembangan bioetanol sebagai energi baru dan terbarukan (EBT) di PTPN I dilakukan melalui anak usaha PT Energi Agro Nusantara (Enero) yang mengolah tetes tebu atau molase menjadi berbagai produk bernilai tinggi seperti fuel grade etanol untuk campuran bahan bakar, extra neutral alcohol sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetik, serta untuk pembuatan spiritus dan pupuk hayati.
Produksi Bioetanol Targetkan 30 Juta Liter per Tahun
Pengembangan hilirisasi tebu menjadi strategi pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) yang bertujuan mengurangi ketergantungan impor BBM fosil. PTPN menargetkan produksi 30 juta liter per tahun bioetanol dan berencana untuk ekspansi ekspor ke Kawasan ASEAN.
Langkah Strategis PTPN I dalam Pengembangan Bioetanol
Bagaimana strategi pengembangan bioetanol PTPN I untuk mendukung program ketahanan energi nasional dan transisi energi nasional? Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menyimak dialog antara Andi Shalini dengan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, Abdul Rivai Ras dalam acara Squawk Box, CNBC Indonesia pada Senin, 27 Juli 2026.


