More

    Prediksi Harga Shiba Inu Agustus 2026: Analisis dan Proyeksi Terbaru

    Harga Shiba Inu Masuki Awal Agustus 2026, Peluang Pemulihan atau Penguatan Sementara?

    Harga Shiba Inu (SHIB) masuk ke bulan Agustus 2026 dengan perhatian yang intens dari pelaku pasar. Investor sedang memperhatikan apakah pergerakan SHIB saat ini akan membawa pada kenaikan yang lebih kuat atau hanya penguatan sementara.

    Saat ini, harga SHIB berada di sekitar US$ 0,00000462 setelah sempat mencapai US$ 0,00000472. Volume perdagangan mencapai 617,7 miliar SHIB. Pelaku pasar sedang menantikan apakah level support saat ini mampu bertahan di awal bulan Agustus.

    Sentimen Positif Untuk Shiba Inu

    Menurut data dari CoinMarketCap, pembakaran token telah memberikan sentimen positif untuk Shiba Inu. Shibburn melaporkan bahwa sekitar 2,96 miliar SHIB dibakar dalam satu minggu terakhir, jumlah pembakaran mingguan terbesar dalam setahun terakhir.

    Selain itu, kabar mengenai kemungkinan Shiba Inu masuk ke dalam produk exchange-traded fund (ETF) dan integrasi Crypto.com Pay oleh Emirates juga menjadi sorotan investor. Momentum harga SHIB menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang positif.

    Isu ETF Sebagai Sentimen Baru

    Salah satu sentimen baru yang menarik perhatian adalah spekulasi mengenai ETF Shiba Inu. Banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa perusahaan investasi seperti BlackRock dan Fidelity mungkin akan mengajukan ETF berbasis SHIB. Namun, belum ada pengajuan resmi terkait hal ini.

    Spekulasi ini mencuat setelah SHIB dianggap memenuhi syarat dalam pengajuan Active Crypto ETF dari T. Rowe Price. Meski demikian, status ini tidak menjamin bahwa SHIB akan menjadi bagian dari ETF tersebut, karena produk T. Rowe Price dikelola secara aktif dan dapat berubah kapan saja.

    Masuknya Shiba Inu dalam pembicaraan mengenai produk investasi institusional menunjukkan pergeseran persepsi terhadap aset kripto ini. Dari sekadar meme coin, SHIB kini muncul dalam wacana produk keuangan institusional.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles