Hakim Danish Berfokus pada Pengembangan di Kelas Moto3
Pembalap muda berbakat asal Malaysia, Hakim Danish, menerima perhatian luas setelah memilih untuk tetap berkompetisi di kelas Moto3 meskipun memiliki potensi untuk naik ke kelas Moto2. Keputusan ini dipandang sebagai langkah bijak untuk mematangkan kemampuan dan mentalnya sebelum menghadapi tantangan balap yang lebih berat di masa depan.
Pilihan yang Matang demi Masa Depan yang Lebih Baik
Hakim Danish, yang saat ini bergabung dengan tim MT Helmets-MSi, menyerahkan keputusan perihal kariernya kepada manajernya, Zulfahmi Khairuddin. Pembalap berusia 18 tahun ini menyadari betul bahwa kelas Moto2 menuntut tingkat kematangan yang lebih tinggi serta kemampuan adaptasi yang ekstra dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Menurut Hakim Danish, ia masih ingin fokus menimba ilmu dan pengalaman di kelas Moto3 sebelum melangkah ke kelas yang lebih tinggi. Dia percaya bahwa kedekatannya dengan atmosfer Moto3 akan membantunya memahami teknik balap dan kontrol motor dengan lebih baik untuk mengoptimalkan performa di lintasan.
Target dan Tantangan di Depan
Meski memiliki target untuk naik ke kelas Moto2 pada tahun 2028, Hakim Danish menyadari bahwa pencapaian tersebut bukanlah hal yang mudah. Semua bergantung pada konsistensi penampilan dan peningkatan prestasi selama musim balap berlangsung. Pembalap ini bersaing ketat dengan Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia, di arena balap Asia dan menyadari betul bahwa perjalanan ke puncak bukanlah sesuatu yang instan.
“Saya mungkin ingin tetap di Moto3 selama satu tahun lagi, tetapi saya mempercayakan keputusan tersebut kepada Manajer ZK Racing, Zulfahmi Khairuddin,” ujar Hakim Danish.


