Warga Way Kanan Lampung Patungan Cor Jalan Rusak demi Keselamatan
Kekecewaan atas jalan yang tak kunjung diperbaiki telah mendorong warga Kelurahan Kasuipasar, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung, untuk mengambil tindakan sendiri. Dengan dana hasil patungan, warga memilih memperbaiki satu titik jalan rusak yang selama ini menjadi biang keladi kecelakaan dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Salah satu inisiator aksi swadaya tersebut, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa jalan yang rusak dengan panjang sekitar dua kilometer membentang dari Donomulyo hingga Simpang Banjit. Namun, karena keterbatasan dana, warga hanya mampu memperbaiki titik yang kondisinya paling parah.
Titik Perbaikan yang Paling Urgent
“Yang kami perbaiki titik yang paling urgent. Saat kondisi kering saja mobil tidak bisa lewat, apalagi saat hujan. Kendaraan bermuatan sering terjebak karena jalannya sudah hancur dan tidak rata,” ujar Saleh.
Warga telah lama mengeluhkan kerusakan jalan tersebut yang menyebabkan banyak kecelakaan bagi pengguna jalan. Saleh menambahkan bahwa perbaikan dilakukan melalui gotong royong, di mana warga menimbun jalan dengan batu sabes sebelum dilakukan pengecoran agar permukaan jalan menjadi rata.
Sumbangan dan Keterlibatan Warga
Untuk tahap awal, sekitar delapan truk batu sabes digunakan dalam perbaikan jalan ini. Hingga sepekan pelaksanaan, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 8 juta. Sumbangan tersebut berasal dari berbagai kalangan masyarakat, dari warga sekitar hingga pengguna jalan yang melintas. Mulai dari nominal kecil seperti Rp 1.000 hingga Rp 2.000, setiap sumbangan sangat berarti.
Selain uang, sejumlah warga dan pemilik toko bangunan juga turut menyumbangkan material seperti semen dan batu untuk memperlancar proses perbaikan jalan. Inisiatif ini menjadikan aksi ini sebagai upaya nyata dari warga untuk sesama warga, tanpa harus menunggu aksi dari pemerintah setempat.


