More

    DPR Minta Sekolah Waspadai Perundungan di MAN 3 Padang

    Remaja di MAN 3 Padang Merakit dan Meledakkan Bom karena Risak

    Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru terkait tragedi ledakan bom rakitan yang terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Seorang remaja berusia 17 tahun yang diidentifikasi dengan inisial R diduga telah mempelajari cara merakit bom selama empat bulan terakhir.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol M Yasin, menyatakan bahwa R belajar merakit bom melalui tutorial yang ia temukan di internet. Dia kemudian membeli bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan secara daring sebelum merakit bom tersebut di rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

    Motif Pelaku dan Ledakan di Sekolah

    Menurut Yasin, dari hasil pemeriksaan polisi, motif di balik tindakan R adalah karena risak akibat tindakan bullying yang dialaminya. Meskipun pada awalnya R tidak bermaksud untuk meledakkan bom tersebut, tekanan mental yang dialaminya akhirnya mendorongnya untuk melakukan aksi tersebut di MAN 3 Padang.

    R menceritakan bahwa ia telah merasakan risak secara konstan sejak masa sekolah dasar hingga sekarang ketika ia duduk di kelas 3 MAN. Peledakan bom tersebut diduga sebagai sebuah cara baginya untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan eksistensinya di lingkungan sekolah.

    Kejadian tragis ini memang menimbulkan keprihatinan yang mendalam, terutama terkait dengan masalah risak dan bullying yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan serius.

    Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dan mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles