More

    Prediksi Produksi Garam 2026: Kenaikan 450% dengan Musim Kemarau

    Musim Kemarau 2026: Peluang Peningkatan Produksi Garam Nasional

    Produksi Garam Optimistis di Masa Kemarau

    Musim kemarau kering yang disebabkan oleh fenomena El Nino pada tahun 2026 diharapkan dapat memberikan peluang yang baik bagi peningkatan produksi garam nasional. Direktur Utama PT Garam, Abraham Mose, optimistis bahwa upaya untuk mendorong produksi garam akan membuahkan hasil, terutama setelah melakukan panen beberapa bulan lalu. Target produksi sebanyak 380 – 400 ribu ton diyakini bisa tercapai di tahun 2026.

    Strategi Pemerintah dalam Peningkatan Produksi Garam

    Pemerintah menetapkan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi sebagai fokus utama dalam meningkatkan produksi garam nasional. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kembali tambak lama untuk menampung air garam lebih awal guna mengantisipasi musim hujan di masa mendatang. Selain itu, pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao juga menjadi langkah penting. Kawasan seluas 10.000 hektare ini secara bertahap akan dikembangkan untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam nasional. Saat ini, sudah selesai 731 hektare yang ditargetkan mampu menghasilkan 140 ribu ton garam. Dengan ekspansi hingga 10.000 hektare, produksi garam nasional bisa mencapai 1,8 – 2 juta ton.

    Teknologi sebagai Kunci Peningkatan Produksi Garam

    Penerapan teknologi juga dianggap sebagai strategi yang akan membantu dalam mendongkrak produksi garam di Indonesia. Direktur Utama PT Garam, Abraham Mose, menjelaskan lebih lanjut tentang hal ini dalam dialog bersama Shania Alatas di acara Squawk Box CNBC Indonesia pada Kamis, 08 Juli 2026.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles