More

    Harga Bitcoin Turun Tajam ke US$ 60.000: Pasar Panik

    Kenaikan Harga Energi Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga dan Perlambatan Ekonomi Global

    Kenaikan harga energi telah mengakibatkan peningkatan risiko inflasi, yang pada gilirannya mempengaruhi peluang Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) untuk menurunkan suku bunga. Dampak dari kondisi ini juga mengurangi kemungkinan adanya stimulus ekonomi baru yang akan diluncurkan. Pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada bulan September mencapai 69%, mengalami peningkatan signifikan dari bulan sebelumnya yang hanya sebesar 42%.

    Sentimen Pasar dan Perkembangan Terbaru

    Sentimen pasar semakin memburuk setelah Presiden Donald Trump meminta penghentian hubungan dagang AS dengan Spanyol dalam KTT NATO. Peristiwa ini menyebabkan gejolak di pasar keuangan global, terutama karena adanya ketegangan perdagangan yang berpotensi merusak pertumbuhan ekonomi global dan meningkatkan risiko perlambatan ekonomi dunia.

    Perkembangan terbaru juga terjadi di Jepang, di mana imbal hasil obligasi pemerintah Jepang dengan tenor 30 tahun telah melonjak ke level tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Investor menginterpretasikan langkah pemerintah Jepang yang berupaya mengubah mandat Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) agar lebih fokus pada penguatan ekonomi sebagai tanda kekhawatiran terhadap independensi bank sentral.

    Konsekuensi Global

    Kondisi ini menjadi sorotan karena Jepang merupakan pemegang terbesar surat utang pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) di luar negeri. Apabila tekanan terus berlanjut, potensi dampaknya dapat meluas ke pasar keuangan global, menciptakan ketidakpastian lebih lanjut bagi pelaku pasar di seluruh dunia.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles