Wihaji Kandidat Terkuat Ketua Umum MKGR
Organisasi kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) akan segera menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) pada 11 Juli 2026 untuk menentukan Ketua Umum baru. Menurut informasi, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menjadi kandidat terkuat berdasarkan aspirasi dari pengurus daerah.
Pengajuan Wihaji dari Pengurus Daerah
Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong saat ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum MKGR Maman Abdurrahman. Dia mengungkapkan bahwa mayoritas pengurus daerah telah mengusulkan Wihaji sebagai calon Ketua Umum MKGR yang akan menggantikan Adies Kadir.
“Berdasarkan aspirasi dari pengurus MKGR di daerah, sebagian besar mendukung Pak Wihaji untuk menjadi Ketua Umum MKGR selanjutnya,” ujar Maman dalam konferensi pers di Jakarta.
Proses pemilihan Ketua Umum ini tetap akan mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku. Pendaftaran calon Ketua Umum akan dibuka pada 9 hingga 10 Juli 2026. Maman menegaskan bahwa calon yang mendaftar akan dipilih melalui proses mekanisme keorganisasian.
Alasan Pengunduran Diri Adies Kadir
Mubeslub ini diselenggarakan setelah Adies Kadir mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum MKGR. Adies Kadir memutuskan untuk mundur setelah ditunjuk menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Menurut Maman, pengunduran diri Adies merupakan tindakan penghormatan terhadap aturan dan etika jabatan hakim konstitusi yang melarang terlibat dalam organisasi yang berhubungan dengan partai politik.
“Beliau sudah mengundurkan diri sejak awal Februari. Saya ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum untuk memastikan proses transisi berjalan dengan baik,” tambahnya.


