BPJS Ketenagakerjaan dan UNEJ Gandeng untuk Meningkatkan Perlindungan Sosial
BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan langkah strategis dalam meningkatkan perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya. Kolaborasi dengan Universitas Negeri Jember (UNEJ) menjadi salah satu wujud nyata dari upaya tersebut. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara kedua belah pihak menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kampus berbasis jaminan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Sinergi Perlindungan, Literasi, Riset, dan Inovasi
Menurut Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Saiful, kerjasama dengan perguruan tinggi merupakan langkah tepat untuk menjaga ketahanan sosial ekonomi nasional. Perlindungan sosial menjadi satu pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja. Sinergi antara perlindungan, literasi, riset, inovasi, dan pemberdayaan menjadi fokus utama dalam implementasi strategi BPJS Ketenagakerjaan yang dikenal sebagai Coverage, Care, dan Credibility (3C).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan UNEJ mencakup optimalisasi perlindungan program jaminan sosial bagi pegawai dan mahasiswa, serta penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dan implementasi kurikulum jaminan sosial ketenagakerjaan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas cakupan perlindungan, meningkatkan layanan, serta memperkuat tata kelola berbasis kolaborasi dan inovasi.
Penguatan Peran Perguruan Tinggi dalam Perlindungan Sosial
Rektor UNEJ, Iwan Taruna, menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam sistem perlindungan sosial ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan. Beliau berharap kerjasama ini dapat mempersiapkan mahasiswa dengan pemahaman yang baik tentang perlindungan sosial sebelum memasuki dunia kerja.
Kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan UNEJ diharapkan tidak hanya memperkaya pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kesadaran akan pentingnya perlindungan sosial. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan generasi pekerja yang paham akan hak-haknya dan siap menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompleks.


