More

    Peran Perempuan dalam Demokrasi: Prasyarat Penting

    KPPG Gelar Sarasehan untuk Tingkatkan Representasi Perempuan di Parlemen

    Sebuah forum yang diselenggarakan oleh Kelompok Perempuan Politik Golkar (KPPG) telah menjadi wadah penting bagi perempuan politik untuk memperkuat kerjasama dan memperjuangkan peningkatan keterwakilan perempuan di parlemen. Dalam acara ini, Ketua Umum KPPG, Hetifah Sjaifudian, menegaskan pentingnya hasil Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan untuk merumuskan langkah strategis bersama.

    Komitmen Golkar dalam Memajukan Kepemimpinan Perempuan

    Hatifah juga menyoroti komitmen Partai Golkar dalam mendukung kepemimpinan perempuan, dengan banyaknya kader perempuan partai tersebut yang menempati posisi strategis di pemerintahan dan lembaga legislatif. Mulai dari menteri, wakil menteri, pimpinan DPR RI, hingga anggota komisi dan pimpinan dewan.

    Ketua Panitia Penyelenggara acara ini, Tati Noviati, menjelaskan bahwa forum tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi perempuan partai politik serta bidang pemberdayaan perempuan dari partai-parati peserta Pemilu 2024. Tujuan utama forum ini adalah memperkuat kerjasama antar partai politik dalam mengadvokasi peningkatan keterwakilan perempuan yang lebih signifikan di Indonesia.

    Permasalahan dan Tantangan yang Dihadapi

    Salah satu fokus dalam acara ini adalah pemaparan permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh organisasi perempuan partai politik dalam mencapai kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Hambatan struktural, kultural, dan regulatif masih menjadi tantangan utama yang perlu diatasi untuk meningkatkan jumlah perempuan terpilih dalam pemilu.

    Forum ini juga melibatkan para pakar dan pemangku kepentingan di bidang demokrasi, kepemiluan, dan representasi politik perempuan. Beberapa pakar yang turut memberikan pandangan dan masukan dalam acara tersebut antara lain Siti Zuhro dari BRIN, Iffa Rosita dari KPU RI, Titi Anggraini dari Maju Perempuan Indonesia dan Perludem, serta Neni Nur Hayati dari DEEP Indonesia.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles