Polres Lombok Tengah Usut Kasus Pembakaran Santri, Satu Tewas
Polres Lombok Tengah tengah mengusut tuntas kasus dugaan pembakaran tiga santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batukliang, Nusa Tenggara Barat. Dalam kejadian tragis tersebut, satu santri menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan akibat luka bakar yang dialaminya.
Kepala Seksi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi mengungkapkan bahwa penyidik telah berhasil mengidentifikasi terduga pelaku. Dari hasil penyelidikan awal, terungkap bahwa pelaku diduga merupakan teman dekat korban.
Identitas Pelaku Masih Belum Diamankan
Meskipun demikian, hingga saat ini kepolisian belum melakukan penangkapan terhadap pelaku. Tim penyidik masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap dengan jelas kronologi serta motif di balik peristiwa tragis pembakaran itu.
“Pelaku diduga adalah teman korban,” ungkap Brata, Sabtu (6/6/2026).
Brata juga menjelaskan bahwa kejadian sebenarnya terjadi pada bulan Desember 2025. Namun, laporan baru disampaikan oleh keluarga korban setelah mereka selesai fokus mendampingi proses penyembuhan para santri yang menjadi korban.
“Keluarga korban baru melaporkan kasus ini setelah menyelesaikan proses pengobatan korban,” jelas Brata seperti dilansir dari Antara.


