CleanSpark Menjual Bitcoin USD 7.000 di Atas Harga Pasar
CEO CleanSpark, Matt Schultz, mengungkapkan bahwa perusahaan mereka berhasil menjual bitcoin seharga USD 7.000 di atas harga pasar selama satu bulan pada kuartal sebelumnya. Penjualan tersebut tidak terjadi karena keberuntungan dari pergerakan pasar, melainkan berkat strategi opsi CleanSpark yang menghasilkan premi besar. Hal ini membuat perusahaan mendapatkan keuntungan tambahan setiap kali mereka menjual koin.
Strategi CleanSpark yang Berbeda
Dalam wawancara dengan TheStreet Roundtable, Schultz menjelaskan bahwa CleanSpark telah menjalankan strategi yang berbeda dalam dua tahun terakhir. Mereka fokus pada penambangan, penyimpanan, dan pengelolaan strategi derivatif tanpa melakukan penawaran saham atau pembelian bitcoin dengan utang. Hal ini berbeda dengan sebagian besar perusahaan penambangan bitcoin lainnya.
Perusahaan ini berhasil menyimpan sekitar 13.500 bitcoin hasil penambangan sendiri di neraca mereka. Mereka juga memiliki fasilitas kredit sebesar USD 400 juta yang didukung oleh bitcoin, serta program pembelian kembali saham yang telah berhasil menarik saham senilai lebih dari USD 450 juta sejak 2023.
Pendekatan Berbeda Saat Persaingan Meningkat
Saat harga ASIC mencapai titik tertinggi, pesaing CleanSpark mulai memperbesar utang mereka untuk membeli peralatan penambangan. Begitu juga ketika tren perusahaan menyimpan aset digital sebagai lumbung nilainya, pesaing justru meminjam uang untuk membeli bitcoin dengan harga tinggi.
Namun, CleanSpark memilih pendekatan yang berbeda. Mereka lebih memilih untuk menjual aset yang dimiliki, kemudian menggunakan uang tersebut untuk membeli peralatan dan infrastruktur penambangan yang sedang berkembang. Schultz menekankan bahwa langkah ini jauh lebih menguntungkan bagi perusahaan daripada memperbesar utang.
Sumber: Liputan6.com


