More

    Putin Sebut Perang Ukraina Akan Segera Berakhir Setelah 4 Tahun

    Putin: Perang Rusia-Ukraina Akan Segera Berakhir

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan optimisme bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina akan segera berakhir. Pernyataan ini disampaikannya usai parade Hari Kemenangan di Moskow pada Sabtu (9/5/2026) waktu setempat.

    Putin menyebut masalah konflik akan segera terselesaikan, mengacu pada “operasi militer khusus” di Ukraina yang sedang dilakukan Rusia. Hal ini disampaikan dalam wawancara dengan wartawan, seperti dilansir berbagai sumber berita internasional.

    Parade Hari Kemenangan di Moskow Tanpa Senjata Berat

    Parade Hari Kemenangan yang berlangsung di Moskow kali ini diselenggarakan dengan lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade, parade di Lapangan Merah tidak menampilkan tank atau rudal berat seperti biasanya.

    Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi keamanan menyusul kekhawatiran kemungkinan serangan drone Ukraina ke pusat kota Moskow. Meskipun demikian, parade berlangsung lancar tanpa insiden berarti setelah adanya gencatan senjata dadakan antara Rusia dan Ukraina yang dimediasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

    Putin Kembali Membela Invasi Rusia ke Ukraina

    Beberapa jam sebelum pernyataan mengenai penyelesaian konflik, Putin memanfaatkan pidato Hari Kemenangan untuk kembali membela invasi Rusia ke Ukraina. Ia menyebut perang yang sedang dijalani Rusia sebagai perang yang “adil” dan menyalahkan Ukraina sebagai kekuatan agresif yang didukung oleh NATO.

    Rusia telah merebut Krimea dan sebagian wilayah Ukraina timur pada tahun 2014 sebelum melakukan invasi penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Putin juga menegaskan bahwa ia hanya akan bertemu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, jika telah ada kesepakatan damai permanen.

    Selain itu, Putin juga menyatakan kesiapannya untuk membahas arsitektur keamanan baru di Eropa, serta mengungkapkan mantan Kanselir Jerman, Gerhard Schröder, sebagai salah satu mitra negosiasi pilihannya.

    Dalam kerangka kesepakatan gencatan senjata, Moskow dan Kyiv telah sepakat untuk pertukaran tahanan. Kedua negara akan menukar 1.000 tahanan masing-masing. Meskipun demikian, Putin mengungkapkan bahwa Rusia masih menunggu respons lebih lanjut dari Ukraina terkait proses pertukaran tersebut.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles