More

    Proposal Negosiasi Baru AS dikirim oleh Pakistan dan Iran

    Iran Melalui Mediator Pakistan Sampaikan Proposal Baru ke AS

    Pemerintah Iran telah mengirimkan proposal baru untuk pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) melalui mediator Pakistan. Langkah ini dilakukan setelah gencatan senjata yang rapuh antara kedua negara, seperti dilaporkan media pemerintah pada hari Jumat.

    Menurut kantor berita resmi IRNA, pada Kamis malam Iran menyampaikan teks proposal terbarunya kepada Pakistan sebagai mediator dalam pembicaraan dengan AS. Hingga saat ini, detail mengenai isi proposal tersebut masih belum diungkapkan secara lebih mendalam.

    Pembicaraan Diplomatik di Tengah Krisis AS-Iran

    Pembicaraan antara Iran dan AS sebelumnya telah diadakan pasca-konflik yang memicu perang selama hampir 40 hari akibat agresi AS-Israel pada 28 Februari. Meskipun sempat terjalin pembicaraan, namun prosesnya terhenti karena AS melakukan blokade angkatan laut di pelabuhan Iran.

    Sementara itu, Iran juga menutup Selat Hormuz selama periode tersebut, hanya memberikan sedikit ijin bagi kapal-kapal yang hendak melintas di jalur tersebut. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika hubungan kedua negara.

    Inisiatif Iran untuk Mengakhiri Perang

    Di samping pembicaraan dengan AS, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga melakukan panggilan telepon dengan sejumlah negara di kawasan, termasuk Arab Saudi, Qatar, Turki, Irak, dan Azerbaijan. Panggilan tersebut bertujuan untuk mendiskusikan “inisiatif terbaru Republik Islam untuk mengakhiri perang,” demikian sebagaimana yang diungkapkan oleh kementerian.

    Langkah diplomasi ini menunjukkan upaya keras dari Iran untuk mencari solusi damai dalam konflik yang telah terjadi selama beberapa waktu. Posisi mediator Pakistan juga menjadi penting dalam proses ini, sebagai jembatan komunikasi antara Iran dan AS.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles