Membangun solusi AI yang inovatif dan efisien merupakan tantangan bagi banyak perusahaan di era digital saat ini. Dalam sebuah acara teknologi, Vony, Chief Technology Officer (CTO) dari sebuah perusahaan teknologi terkemuka, membagikan pandangannya mengenai penerapan AI yang efektif dalam industri.
Fleksibilitas Penuh dengan Red Hat OpenShift AI
Dalam kesempatan tersebut, Vony menyoroti pentingnya fleksibilitas penuh yang dapat diberikan kepada perusahaan melalui platform seperti Red Hat OpenShift AI. Menurutnya, dengan konsep Any Model, Any Accelerator, Any Cloud, pelanggan memiliki kebebasan penuh dalam menggunakan berbagai model AI, akselerator, dan menjalankannya di berbagai lingkungan sesuai kebutuhan.
Vony menekankan pentingnya kecepatan eksekusi dalam menghadapi persaingan di era digital ini. Menurutnya, sebuah proyek AI yang terlalu lama untuk masuk ke tahap produksi dapat membuat teknologinya menjadi usang saat diluncurkan. Oleh karena itu, fleksibilitas dan kecepatan sangat krusial dalam mengimplementasikan solusi AI.
Bergeser Menuju Cloud-Smart
Di akhir sesi pemaparannya, Vony mendorong pelaku industri di Indonesia untuk beralih dari pola pikir cloud-first menuju cloud-smart. Menurutnya, penggunaan teknologi cloud harus memberikan manfaat nyata dalam skala ekonomi dan bukan hanya mengikuti tren semata.
Vony optimis bahwa dengan penerapan yang tepat, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia memiliki potensi untuk mendominasi pasar ASEAN hingga 40% pada tahun 2030. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis dalam menerapkan teknologi seperti AI dan cloud menjadi kunci keberhasilan perusahaan di masa depan.


