PepsiCo: Berkomitmen pada Kualitas Bahan Baku dan Keberlanjutan
Jakarta, CNBC Indonesia – Director of Public Policy, Government Affairs & Corporate Communications PepsiCo, Gabrielle Angriani Johny, memastikan bahwa perusahaan selalu mematuhi standar bahan baku yang ditetapkan pemerintah. Hal ini mencakup kadar toksin dan ketentuan lain yang diperlukan.
Menurut Gabrielle, kesesuaian dengan regulasi dalam penggunaan bahan tambahan sangat penting bagi PepsiCo. Hal ini dijelaskannya dalam acara Food Summit 2026 di Menara Bank Mega Jakarta.
Standar Kualitas dan Komitmen pada Keberlanjutan
Gabrielle juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam mencapai keberlanjutan, termasuk penggunaan energi terbarukan dan air dari daur ulang. PepsiCo Indonesia memiliki komitmen dalam hal ini, sesuai dengan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan.
Selain itu, Gabrielle menegaskan bahwa meskipun harga bahan baku naik akibat kondisi geopolitik, PepsiCo Indonesia tetap mempertahankan kualitas produknya. Standar kualitas yang ketat tidak akan dikorbankan demi menyesuaikan dengan kenaikan harga bahan baku.
Komitmen terhadap Rantai Pasok Makanan dan Pertanian Lokal
Gabrielle juga mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa bahan baku berkualitas tidak selalu diproduksi di Indonesia. Oleh karena itu, beberapa bahan baku masih perlu diimpor.
PepsiCo Indonesia berkomitmen untuk tetap menjalankan ketentuan terkait rantai pasok makanan, sekaligus meningkatkan edukasi dan kerjasama dengan petani lokal. Perusahaan terus mengembangkan pertanian kentang dan jagung bersama petani, serta menyediakan transfer pengetahuan agar hasil pertanian dapat ditingkatkan.
Demikianlah komitmen PepsiCo Indonesia dalam menjaga kualitas bahan baku, berkontribusi pada keberlanjutan, dan mendukung petani lokal dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.


