More

    Persiapan Pembalap Muda Veda Ega Pratama Jelang Moto3 Spanyol 2026

    Jeda hampir sebulan antara Moto3 Amerika Serikat 2026 dan Moto3 Spanyol 2026 tak membuat Veda Ega Pratama melonggarkan ritme latihan. Pembalap muda Indonesia itu justru memanfaatkan waktu kosong di kalender balap untuk mengasah diri di Spanyol, dengan target tampil lebih siap saat kembali turun lintasan akhir pekan ini.

    Latihan Intens di Dua Sirkuit

    Usai tampil di Circuit of the Americas (COTA) pada akhir Maret 2026, Veda langsung fokus menjaga kebugaran dan sensasi balapnya. Selama empat hari, ia berlatih di dua trek berbeda, yakni Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras. Program ini dijalani bersama Mario Aji, pembalap Moto2 Indonesia, sebagai bagian dari persiapan menghadapi putaran berikutnya.

    Latihan di dua karakter sirkuit itu memberi kesempatan bagi Veda untuk menyesuaikan ritme, membaca situasi lintasan, dan mempertajam konsistensi. Di level Moto3, detail kecil seperti adaptasi lintasan dan ketepatan mengambil racing line sering menjadi pembeda antara finis biasa dan hasil yang kompetitif.

    Honda Team Asia Beri Arahan Langsung

    Persiapan Veda juga mendapat pendampingan dari Honda Team Asia. Tim memberikan arahan teknis sebelum turun ke sirkuit, dengan Hiroshi Aoyama ikut memimpin pengawasan. Sosok Aoyama bukan nama asing di paddock: ia merupakan juara dunia kelas 250 cc pada 2009 sekaligus mantan pembalap MotoGP.

    Kehadiran Aoyama memberi nilai tambah tersendiri bagi Veda dan Mario. Dengan pengalaman panjang di level tertinggi, masukan yang diberikan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal pembacaan balapan, disiplin, dan cara menjaga performa sepanjang akhir pekan grand prix.

    Jerez Jadi Ujian Berikutnya

    Balapan Moto3 Spanyol 2026 akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, lintasan yang sudah akrab bagi Veda Ega Pratama. Pengalaman sebelumnya di trek ini menjadi modal penting, terlebih Jerez dikenal menuntut ketepatan sejak awal sesi karena karakter sirkuitnya yang teknis dan kompetitif.

    Dengan latihan yang tetap berjalan di sela jeda kalender, Veda datang ke Jerez bukan sekadar untuk mengisi grid, melainkan membawa bekal yang lebih matang. Kombinasi latihan intens, arahan tim, dan pengalaman di sirkuit yang sama membuat peluangnya untuk tampil maksimal tetap terbuka lebar.

    Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

    Berita Terbaru

    Related articles