Samsung siap melakukan ekspansi besar-besaran untuk fitur keamanan terbarunya berbasis kecerdasan buatan (AI). Fitur pendeteksi penipuan, sebelumnya hanya tersedia untuk seri Galaxy S26, akan segera hadir di lebih banyak perangkat di pasar global dalam beberapa bulan mendatang. Walaupun saat ini fitur ini hanya tersedia di AS, teknologi ini dirancang untuk mendeteksi panggilan penipuan secara real-time dan memberikan peringatan seketika kepada pengguna jika ada indikasi aktivitas mencurigakan dalam percakapan.
Dilaporkan bahwa fitur ini hasil dari kolaborasi Samsung dengan Google, menggunakan model Gemini AI yang bekerja langsung di dalam perangkat. Keunggulan utama dari sistem ini adalah seluruh analisis konten dilakukan di dalam perangkat, tanpa perlu mengirim data ke server eksternal. Hal ini memastikan keamanan data pengguna tetap terjaga, meskipun sistem secara aktif memantau pola suara yang sering terkait dengan aktivitas penipuan.
Sistem cerdas ini akan mengidentifikasi pola-pola pembicaraan tertentu seperti permintaan informasi perbankan yang mencurigakan atau penawaran hadiah palsu, dan segera memberikan peringatan kepada pengguna langsung di layar saat panggilan berlangsung. Dengan demikian, Samsung membuat langkah yang cerdas dalam memperluas fitur anti-penipuan berbasis AI ini ke pasar global, membantu pengguna untuk lebih terlindungi dari aktivitas penipuan yang semakin menjamur.


