More

    WFH Dibahas secara Mendalam: Plus dan Minus yang Harus Diketahui

    Studi yang dilakukan oleh King’s Business School dan dipublikasikan dalam Journal of Health and Social Behavior mengungkap dampak Work From Home (WFH) terhadap kesehatan mental pekerja di Inggris selama 14 tahun terakhir. Hasilnya menunjukkan bahwa pengaruh WFH berbeda-beda tergantung pada gender, jenis pekerjaan, dan budaya kerja yang ada. Sebelum pandemi COVID-19, WFH memberikan manfaat bagi kesehatan mental pria, namun perempuan profesional mengalami penurunan kesehatan mental ketika bekerja dari rumah.

    Perempuan profesional merasakan tekanan ekstra karena perlu menyeimbangkan pekerjaan penuh waktu dengan tanggung jawab pengasuhan di rumah. Adanya ‘stigma fleksibilitas’ di lingkungan kerja memaksa perempuan untuk terus bekerja lebih lama dan selalu siap siaga, menyebabkan ketegangan. Batas antara kehidupan profesional dan pribadi menjadi kabur, serta tugas-tugas rumah tangga seringkali bercampur dengan pekerjaan. Seiring dengan pandemi, perempuan profesional mulai merasakan peningkatan kesehatan mental karena perkembangan budaya kerja yang lebih inklusif.

    Di sisi lain, perempuan dengan pekerjaan berpenghasilan rendah justru merasakan manfaat nyata dari WFH karena fleksibilitas waktu membantu mengurangi tekanan yang sebelumnya mereka rasakan. Namun, untuk pria, manfaat WFH mulai menurun seiring dengan keterlibatan yang lebih tinggi dalam pekerjaan domestik selama WFH. Oleh karena itu, WFH bukanlah solusi tunggal untuk semua orang, karena dampaknya sangat tergantung pada akses, dukungan lingkungan kerja, dan kondisi di rumah.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles