More

    Fraksi Sepakat, RUU Hak Cipta Usul Inisiatif DPR

    Rapat Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari Selasa tampak berbeda dari biasanya. Kali ini, rapat dihadiri oleh sejumlah musisi terkenal Tanah Air seperti Ariel Noah, Piyu Padi, Armand Maulana, dan Vina Panduwinata. Kedatangan para musisi tersebut adalah untuk memberikan masukan terkait harmonisasi revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Hak Cipta.

    Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, menyatakan bahwa kehadiran para musisi dan pemangku kepentingan dalam ekosistem hak cipta Indonesia sangat penting agar RUU tersebut dapat menghasilkan aturan yang komprehensif dan implementatif. Tujuan dari RUU ini adalah untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi para pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait.

    Sejumlah pihak yang diundang mewakili tiga asosiasi, yaitu Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI), Vibrasi Suara Indonesia (VISI), serta Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri). Piyu Padi dan jajaran hadir mewakili AKSI, sementara Armand Maulana, Ariel Noah, Vina Panduwinata, Fadli Padi, dan Judika hadir mewakili VISI. Dan perwakilan dari Asiri yang hadir adalah Gumilang Ramadhan.

    Bob menjelaskan bahwa masukan dari asosiasi sangat penting dalam menentukan batasan hak moral dan ekonomi dari setiap karya, serta mekanisme pewarisan perlindungan hak cipta. RUU Hak Cipta harus dapat mengikuti perkembangan digitalisasi dan transformasi teknologi yang cepat.

    Dia juga menekankan pentingnya peran Asiri sebagai perwakilan industri rekaman dalam mengatur platform digital untuk mencegah pelanggaran hak cipta. Bob berharap adanya pandangan yang beragam dari berbagai pihak akan menjadi norma dalam materi RUU Hak Cipta.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles