Elon Musk baru saja mengumumkan proyek ambisius bernama Terafab, kolaborasi antara Tesla, SpaceX, dan xAI. Proyek ini merancang pabrik chip terbesar yang pernah ada dengan tujuan mendukung visi Musk dalam membangun ‘peradaban galaksi’. Terafab akan menjadi fasilitas manufaktur semikonduktor yang dirancang untuk menghasilkan daya komputasi sebesar satu terawatt setiap tahunnya sebagai langkah respons terhadap ketimpangan pasokan chip global. Elon Musk juga mengapresiasi mitra rantai pasok saat ini seperti Samsung, TSMC, dan Micron namun menyebutkan bahwa kapasitas produksi global masih jauh dari cukup. Kalkulasinya menunjukkan bahwa kapasitas produsen chip dunia saat ini hanya bisa memenuhi sekitar dua persen dari kebutuhan daya komputasi Tesla dan SpaceX di masa depan. Oleh sebab itu, Musk menegaskan bahwa satu-satunya pilihan adalah membangun Terafab agar dapat memenuhi kebutuhan chip perusahaannya. Dengan alasan tersebut, proyek Terafab akan segera direalisasikan sebagai upaya mendukung pertumbuhan teknologi di masa depan.
Elon Musk Terafab: Pabrik Chip Terbesar dengan Investasi Rp 340 Triliun
Related articles


