More

    Fenomena Warga RI Tetap Setia Pada Mobil, Bisnis Menggiurkan!

    Di saat penjualan mobil baru belum sepenuhnya pulih, ada satu sisi bisnis otomotif yang justru bergerak lebih kencang: suku cadang. Fenomena ini mencerminkan perubahan sikap konsumen kelas menengah di Indonesia yang kini cenderung mempertahankan mobil lebih lama, sekaligus merawatnya agar tetap layak pakai. Bagi industri, kondisi ini membuka peluang bisnis yang tidak kecil.

    Konsumen Tak Lagi Cepat Ganti Mobil

    Marketing and Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, menyebut perilaku konsumen saat ini sudah berubah. Jika dulu mobil relatif lebih cepat diganti, kini banyak pemilik yang memilih menjaga kendaraannya dengan lebih baik dan memakainya dalam jangka waktu yang lebih panjang.

    Perubahan itu membuat kebutuhan terhadap perawatan rutin dan penggantian komponen tetap tinggi. Artinya, meski pasar mobil baru melambat, aktivitas purnajual justru tetap hidup karena kendaraan yang sudah beredar masih membutuhkan dukungan servis dan spare part.

    4 Juta Unit Jadi Basis Bisnis Purnajual

    Bagi ADM, pasar domestik menyimpan potensi besar. Perusahaan mencatat sekitar 4 juta unit kendaraan masih beroperasi dan menjadi basis penting bagi layanan purnajual. Dari angka itu, bisnis suku cadang menjadi salah satu penopang utama yang menjaga kontribusi perusahaan tetap stabil.

    Rata-rata penjualan spare part ADM pun dilaporkan tumbuh sekitar 10% setiap tahun. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran konsumen dalam merawat kendaraan agar usia pakainya lebih panjang. Dengan kata lain, mobil yang dipertahankan lebih lama justru menciptakan permintaan baru di sektor yang sering kali tak terlihat, namun sangat menentukan.

    Distribusi Dibuat Lebih Cepat dan Presisi

    Tak hanya mengandalkan perubahan perilaku konsumen, ADM juga memperkuat sisi operasional. Perusahaan mempercepat pemenuhan pesanan dan membenahi distribusi agar pasokan suku cadang tidak tersendat. Salah satu langkah yang diterapkan adalah pemantauan logistik secara real-time, sehingga pengiriman bisa dikontrol lebih ketat dan tepat waktu.

    Strategi ini penting untuk menjaga kepercayaan konsumen di tengah perubahan tren yang dipicu pandemi. Saat banyak orang lebih berhati-hati dalam membeli mobil baru, kebutuhan menjaga kendaraan lama tetap prima justru menjadi pasar yang semakin bernilai.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles