Rizki Juniansyah kembali jadi sorotan setelah menerima dua sertifikat penghargaan dari Guinness World Records (GWR). Pengakuan itu diberikan atas rekor yang ia pecahkan pada SEA Games 2025, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu lifter paling menonjol yang dimiliki Indonesia saat ini.
Dua Rekor, Satu Nama Besar untuk Indonesia
Rizki meraih sertifikat GWR untuk dua nomor, yakni heaviest weightlifting 79 kg total (male) dan heaviest weightlifting 79 kg clean & jerk (male). Dua capaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti bahwa kerja kerasnya di latihan benar-benar berbuah hasil di panggung internasional.
Prestasi tersebut menambah kebanggaan bagi cabang angkat besi Indonesia. Di tengah persaingan ketat level Asia Tenggara, nama Rizki Juniansyah kini tercatat dalam pengakuan dunia melalui lembaga yang memang dikenal memberi validasi atas pencapaian luar biasa.
Pelatih Sebut Hasil Kerja Keras yang Terukur
Pelatih Rizki Juniansyah, Tri Yanto, tak menutupi rasa bangganya. Ia menyebut pencapaian itu lahir dari proses panjang, mulai dari latihan yang disiplin hingga persiapan matang yang telah disusun sebelumnya. Menurut Tri, dua sertifikat dari Guinness World Records bukan hanya kemenangan pribadi Rizki, tetapi juga momen penting untuk Indonesia.
Baginya, pengakuan tersebut menjadi penegasan bahwa pembinaan yang konsisten bisa membawa atlet nasional mencapai level tertinggi. Tri Yanto menilai capaian ini layak diapresiasi karena tidak datang secara instan, melainkan melalui proses yang penuh komitmen.
Rizki: Bukti Kemampuan Terus Bertumbuh
Sementara itu, Rizki Juniansyah mengaku bahagia setelah resmi menyandang status pemegang rekor dunia usai menerima sertifikat dari GWR. Ia memandang pencapaian ini sebagai tanda bahwa kemampuannya terus berkembang dan dedikasinya selama berlatih tidak sia-sia.
Bagi Rizki, dua sertifikat itu menjadi penanda penting dalam perjalanan kariernya sebagai lifter nasional. Lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut ikut mengangkat nama olahraga Indonesia dan memberi dorongan bagi atlet lain untuk terus menembus batas prestasi.


