Takjil di Indonesia bukan lagi sekadar panganan berbuka puasa, melainkan telah menjadi tradisi sosial yang tak terpisahkan dari bulan Ramadan. Fenomena berburu takjil kini menjadi aktivitas ngabuburit paling populer di kalangan Gen Z dan milenial, melebihi popularitas aktivitas digital seperti berselancar di media sosial. Berdasarkan data riset, sekitar 41 persen anak muda melihat berburu takjil bukan hanya sebagai self-reward, melainkan sebagai tradisi yang tidak tergantikan. Lebih dari separuh responden bahkan membeli takjil hampir setiap hari selama bulan suci, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam tradisi ini. Keterlibatan laki-laki dan perempuan dalam fenomena ini seimbang, dengan sebagian kecil yang jarang atau tidak pernah membeli takjil._HALAMANBARU_


