Aksi Seru Detective Conan: Kejar-kejaran Fallen Angel Highway
Detective Conan kembali datang dengan pendekatan yang terasa lebih liar dan penuh adrenalin. Film terbarunya, Fallen Angel of the Highway, tidak hanya menjual teka-teki, tetapi juga deru mesin, kejar-kejaran berkecepatan tinggi, dan drama karakter yang menekan emosi sejak awal cerita. Alih-alih bergantung pada pola misteri klasik, film ini memilih jalur berbeda: aksi jalan raya yang intens di Yokohama.
Kejar-kejaran di Jalan Raya Yokohama
Disutradarai Taka Hero Haswi dan ditulis Takairo Okura, film ini menempatkan Chihaya Hagiwara dari Divisi Motor Polisi Kanagawa sebagai pusat ketegangan. Ia memburu pengendara motor misterius bernama “Lucifer” dengan motor canggih “Angel”. Pertarungan keduanya bukan sekadar aksi biasa, melainkan simbol benturan dua sosok ikonik: Black Fallen Angel alias Lucifer dan Goddess of Wind alias Angel.
Di tengah kecepatan yang memacu napas, Conan Edogawa tetap dipaksa mengurai siapa sebenarnya sosok di balik “Lucifer”. Namun, yang membuat cerita ini terasa lebih berat adalah keterkaitannya dengan masa lalu Chihaya. Kasus tersebut menyeret kembali ingatan kelam tentang mendiang kakaknya, Kenji Hagiwara, serta Matsuda Jinpei, dua nama yang memberi lapisan emosional kuat di balik aksi yang ditampilkan.
Drama, Aksi, dan Wajah Lama yang Kembali
Film ini juga kembali menghadirkan Ran Mouri, Kenji Hagiwara, dan Jinpei Matsuda, selain sejumlah karakter baru yang ikut memperluas konflik. Kehadiran mereka membuat Fallen Angel of the Highway terasa lebih dari sekadar film pengejaran. Ada hubungan masa lalu, ada luka lama, dan ada tekanan psikologis yang menyertai tiap adegan kejar-kejaran.
Bagi penggemar Detective Conan, pendekatan seperti ini memberi warna baru. Biasanya, seri ini dikenal lewat kasus pembunuhan, petunjuk kecil, dan logika detektif yang rapi. Kali ini, ritmenya digeser ke arah aksi cepat dan pertarungan identitas di atas aspal. Hasilnya, film ini diposisikan sebagai salah satu tontonan yang paling berbeda dalam jajaran film Detective Conan.
Film ke-29 untuk Menandai 30 Tahun Anime
Detective Conan: The Fallen Angel of the Highway menjadi film ke-29 dari waralaba ini, sekaligus hadir untuk memperingati 30 tahun anime Detective Conan. Waralaba yang berawal dari manga karya Gosho Aoyama pada 1994 ini masih bertahan sebagai salah satu seri paling populer di dunia. Ceritanya mengikuti Shinichi Kudo, siswa SMA yang tubuhnya mengecil setelah diracun Organisasi Hitam, lalu hidup dengan nama Conan sambil terus membongkar misteri dan memburu kelompok tersebut.
Dengan bantuan alat-alat canggih dari Profesor Agasa, seperti dasi kupu-kupu pengubah suara, jam tangan bius, kacamata pelacak, sepatu penambah tenaga, sabuk pelontar bola, hingga skateboard cepat bertenaga surya, Conan selama ini dikenal selalu punya cara untuk memecahkan kasus. Hingga Maret 2026, manga ini tercatat sudah melampaui 1159 bab dan sedang rehat singkat sebelum kembali dengan bab 1160 pada 7 April 2026.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


