Ada cara sederhana untuk meningkatkan dopamin dalam kehidupan sehari-hari tanpa harus rumit. Salah satunya adalah melalui sentuhan positif dan kebiasaan berbuat baik. Dopamin memiliki peran penting dalam menghadirkan rasa senang, meningkatkan motivasi, serta memperkuat konsentrasi dan daya ingat. Untuk meningkatkan dopamin, praktisi Kesehatan Masyarakat dan Pendiri Health Collaborative Center (HCC) Ray Wagiu Basrowi menyarankan beberapa langkah sederhana.
Pertama, dengan membangun kontak fisik yang positif. Kontak fisik yang positif, seperti pelukan atau berjabat tangan, dapat meningkatkan hormon dopamin dan menciptakan rasa kedekatan emosional serta rasa aman. Hal ini juga membantu menekan hormon stres seperti kortisol.
Kedua, membentuk rasa empati. Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan kondisi emosional orang lain. Dengan berbagi makanan atau melakukan kebaikan setelah melihat orang lain bersedekah, seseorang dapat merasakan kepuasan yang terkait erat dengan sistem dopamin di otak. Hal ini juga membantu membangun kebiasaan baik yang stabil, terutama pada remaja.
Ketiga, membiasakan diri berbuat baik. Ketika seseorang fokus pada kebaikan, tubuh secara alami menekan hormon stres dan meningkatkan dominasi dopamin. Hal ini membuka ruang empati, meningkatkan daya ingat, dan memperkuat kemampuan untuk memahami sudut pandang orang lain.
Dopamin yang dominan tidak hanya membawa rasa senang, tetapi juga dapat meningkatkan fungsi otak, konsentrasi, dan kemampuan kognitif pada anak dan remaja. Selain itu, dopamin juga berperan dalam motivasi, pengambilan keputusan, serta membantu otak dalam meramalkan manfaat di masa depan. Dengan memahami cara-cara sederhana untuk meningkatkan dopamin, seseorang dapat menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan mereka dengan lebih baik.


