Senator dari Partai Demokrat, Elizabeth Warren, menekankan pentingnya transparansi mengenai pengajuan izin bank kripto oleh keluarga Presiden Donald Trump. Dalam sidang Senat, Warren meminta penjelasan detail terkait permohonan pendirian bank stablecoin yang terhubung dengan perusahaan World Liberty Financial (WLFI) yang didirikan oleh putra-putra Trump. Sebagai anggota senior Komite Perbankan Senat, Warren menyoroti perlunya pemenuhan aturan regulator terkait pengajuan izin tersebut.
Warren juga meminta agar dokumen pengajuan yang belum diedit (unredacted application) diperlihatkan kepadanya dan Ketua Komite Perbankan Senat, Tim Scott, untuk memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan telah diungkapkan secara benar. Warren menegaskan bahwa regulasi OCC menuntut pemohon untuk mengungkap semua pemegang saham utama yang memiliki minimal 10% kepemilikan di bank yang diajukan, dan kegagalan dalam mengungkap informasi tersebut dapat menjadi alasan penolakan izin.
Dalam pernyataannya, Warren menyoroti ketidakjelasan terkait pembentukan bank kripto yang melibatkan keluarga Trump dan perusahaan terkait mata-mata utama UEA. Dia menegaskan bahwa publik berhak mendapatkan transparansi atas hal tersebut dan meminta untuk melihat dokumen pengajuan yang belum diedit. Warren ingin memastikan bahwa proses pengajuan izin tersebut dilakukan dengan benar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sebelum membeli atau menjual kripto, disarankan untuk melakukan penelitian dan analisis yang mendalam. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas potensi keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.


