Paramount Menang dalam Perebutan Warner Bros Discovery, Netflix Akhirnya Mundur
Perebutan Warner Bros Discovery akhirnya berakhir dengan kemenangan Paramount Skydance. Setelah berhari-hari menjadi sorotan pasar, Netflix resmi menolak menaikkan tawarannya pada Kamis (26/2/2026), membuka jalan bagi Paramount untuk mengunci kesepakatan akuisisi raksasa media tersebut. Langkah ini menandai salah satu transaksi terbesar di industri hiburan global, sekaligus menegaskan betapa mahalnya aset-aset strategis Warner Bros Discovery di tengah perang streaming yang makin agresif.
Paramount Naikkan Tawaran hingga US$111 Miliar
Paramount Skydance berhasil melampaui pesaingnya setelah mengajukan penawaran senilai US$111 miliar atau sekitar US$31 per saham. Selain angka yang lebih tinggi, perusahaan itu juga menyepakati sejumlah ketentuan finansial yang dinilai memberi kepastian lebih besar bagi para pemegang saham Warner Bros Discovery.
Sebelumnya, Netflix sempat dianggap kandidat terkuat untuk mengambil alih perusahaan yang menguasai sejumlah aset penting seperti DC Universe, Harry Potter, dan CNN. Namun, setelah menimbang ulang, Netflix memilih tidak ikut menaikkan bid. CEO Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters menyebut Warner Bros sebagai organisasi kelas dunia dan menilai proses akuisisi berlangsung adil serta transparan, tetapi mereka menganggap menyamai tawaran Paramount sudah tidak lagi masuk akal secara finansial.
Warner Bros Discovery Tertekan Utang dan Perubahan Industri
Penjualan Warner Bros Discovery tidak lepas dari tekanan yang selama ini membayangi perusahaan. Beban utang yang tinggi, turunnya pendapatan dari televisi kabel tradisional, serta persaingan ketat di bisnis streaming global membuat langkah penjualan menjadi pilihan strategis yang sulit dihindari.
Masalah tersebut juga berakar dari rangkaian merger sejak era 1990-an yang menumpuk kewajiban finansial dalam jumlah besar. Dalam situasi seperti ini, akuisisi dipandang sebagai jalan untuk menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memberi ruang baru bagi nilai perusahaan di pasar.
Zaslav dan Ellison Sama-Sama Soroti Nilai Kesepakatan
Presiden dan CEO Warner Bros Discovery, David Zaslav, menyampaikan apresiasi kepada Netflix dan menyebut perusahaan itu sebagai mitra yang profesional selama negosiasi berlangsung. Ia menilai kesepakatan dengan Paramount akan membawa nilai signifikan bagi pemegang saham serta membuka peluang kolaborasi konten yang lebih luas ke depan.
Di sisi lain, CEO Paramount David Ellison menegaskan bahwa tawaran perusahaannya memberikan nilai lebih, kepastian transaksi, dan proses penyelesaian yang lebih cepat. Dengan posisi Paramount kini berada di garis terdepan, perhatian berikutnya tertuju pada persetujuan regulator.
Masih Menunggu Restu Regulator
Meski kesepakatan telah dicapai, akuisisi ini belum sepenuhnya final. Paramount masih harus mendapatkan persetujuan dari regulator di Amerika Serikat dan Eropa. Jika lolos, Paramount akan menguasai studio Warner Bros, layanan streaming HBO Max, CNN, serta sejumlah saluran hiburan lainnya.
Perubahan kepemilikan ini diperkirakan akan mengguncang peta industri hiburan dan media berita global, termasuk memunculkan dinamika politik tersendiri terkait posisi CNN. Source link


