Solana kembali bergerak lesu setelah sempat mencoba bangkit dari titik terendahnya. Dalam 24 jam terakhir, harga SOL turun 0,38 persen ke level USD 84,90, seiring aksi ambil untung tipis yang muncul di akhir pekan. Dorongan beli yang sebelumnya sempat mengangkat harga dari USD 79,58 pada 19 Februari belum cukup kuat untuk membawa Solana menembus area USD 86.
Tekanan Jual Masih Menahan Laju SOL
Pergerakan terbaru ini menunjukkan bahwa pasar masih berhati-hati. Selama tekanan jual belum mereda, Solana berisiko kembali terkoreksi ke area psikologis USD 80. Bahkan, jika pelemahan berlanjut, harga bisa mendekati level terendah pada 6 Februari di USD 67.
Di kisaran tersebut, pelaku pasar diperkirakan mulai kembali masuk untuk mencari peluang beli. Namun, skenario itu bisa berubah jika USD 67 ikut ditembus. Dalam kondisi seperti itu, ruang penurunan menuju USD 50 akan terbuka lebih lebar.
Level Kunci yang Dipantau Pasar
Dari sisi penguatan, sinyal pemulihan baru akan dianggap lebih meyakinkan jika Solana mampu menembus dan bertahan di atas USD 113. Level ini juga berdekatan dengan rata-rata pergerakan harian 50 hari, yang kerap dijadikan acuan untuk membaca arah tren.
Jika batas tersebut berhasil dilampaui, SOL berpeluang melanjutkan kenaikan ke area USD 160, terutama bila tekanan dari pihak penjual terus melemah. Untuk saat ini, pergerakan Solana masih sangat ditentukan oleh kemampuan pembeli mempertahankan momentum di tengah pasar yang belum sepenuhnya yakin.
Source link


