PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha dari PT Merdeka Copper Gold TBK (MDKA), telah berhasil melakukan first gold pour di Tambang Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada 14 Februari 2026. Proses ini menghasilkan dore bullion yang menandai dimulainya tahap produksi emas komersial di Tambang Emas Pani setelah seluruh tahapan pengembangan sejak akuisisi aset pada 2020. Fase awal operasi tambang ini menggunakan metode heap leach dengan target produksi sekitar 110.000 – 115.000 ounces emas pada tahun pertama operasi, lebih tinggi dari target awal 80.000 ounces emas untuk tahun 2026. Tambang Emas Pani dikelola sebagai tambang terbuka dengan Cadangan Bijih sekitar 4,8 juta ounces emas dan Perkiraan Sumber Daya Mineral lebih dari 7 juta ounces emas, menjadikannya salah satu tambang emas primer paling prospektif di Indonesia. EMAS juga sedang mempercepat tahap konstruksi Carbon-In-leach (CIL) dan menargetkan potensi produksi sekitar 500.000 ounces emas per tahun pada 2029, lebih cepat dari proyeksi sebelumnya pada 2032. First gold pour di Tambang Emas Pani dipandang sebagai pencapaian strategis yang menandai keberhasilan EMAS dalam bertransisi dari tahap pengembangan proyek menuju operasi emas komersial. Governor Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan keyakinannya terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut dengan adanya industri pertambangan. Menjelang fase produksi, Tambang Emas Pani telah menyelesaikan seluruh tahapan pengembangan dan commissioning utama, serta siap memasuki tahap produksi emas komersial secara penuh. Tambang Emas Pani diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi produksi emas Indonesia serta pembangunan ekonomi Gorontalo melalui penciptaan lapangan kerja dan program pemberdayaan masyarakat.


