Pasar Kripto Indonesia Bergerak ke Fase Baru: Kepercayaan Jadi Kunci Utama
Pasar aset digital di Indonesia sedang memasuki babak yang berbeda. Jika sebelumnya kripto lebih sering dikaitkan dengan euforia, pergerakan cepat, dan peluang spekulatif, kini arah industrinya mulai bergeser ke fase yang lebih rapi dan terukur. FLOQ menilai, hingga 2026, pasar kripto Tanah Air akan semakin ditopang oleh regulasi yang lebih jelas serta kedekatannya dengan sistem keuangan formal.
Dari Ledakan Minat ke Struktur yang Lebih Tertib
Menurut FLOQ, perubahan paling penting di pasar kripto Indonesia bukan hanya soal besarnya ruang tumbuh, melainkan cara pasar ini dibentuk ulang. Pada tahap awal, aset digital kerap dipandang sebagai arena eksperimen dan perburuan keuntungan cepat. Namun, pendekatan itu perlahan digantikan oleh kebutuhan yang lebih serius: tata kelola yang kuat, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih tinggi.
FLOQ melihat pasar tidak lagi bergerak semata-mata karena antusiasme sesaat. Yang kini menjadi perhatian adalah bagaimana industri membangun fondasi yang lebih kokoh agar dapat bertahan dalam jangka panjang. Dalam pandangan perusahaan tersebut, perubahan ini menandai kedewasaan pasar kripto Indonesia dibanding fase sebelumnya yang sangat dipengaruhi sentimen.
Proyeksi 2026: Tumbuh, tetapi Lebih Terkendali
Meski ritme pasar berubah, FLOQ tetap memandang 2026 sebagai periode yang positif bagi aset digital di Indonesia. Bedanya, pertumbuhan yang diperkirakan terjadi tidak akan seagresif masa awal adopsi. Pasar justru diprediksi bergerak lebih disiplin, dengan ekspektasi terhadap kepatuhan dan keterbukaan yang semakin tinggi.
Perubahan juga terlihat dari perilaku pengguna. FLOQ menilai partisipasi pasar ke depan akan lebih banyak ditopang oleh aktivitas berulang dan orientasi jangka panjang, bukan sekadar transaksi cepat. Pola ini dianggap lebih sehat untuk industri karena memberi ruang bagi penggunaan yang lebih konsisten dan lebih selaras dengan ekosistem keuangan yang lebih luas.
Kepercayaan Menjadi Arah Baru Industri
CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menegaskan bahwa pasar kripto kini membutuhkan lebih dari sekadar minat besar dari masyarakat. Menurut dia, struktur yang jelas, rasa percaya, dan partisipasi yang berkelanjutan akan menjadi penentu arah industri ke depan. Ia menilai, fase saat ini bukan lagi soal mengejar pergerakan jangka pendek, melainkan membangun sistem yang bisa dipertahankan.
Dengan arah tersebut, pasar kripto Indonesia diperkirakan akan terus bergerak ke jalur yang lebih terorganisir. Fokusnya bukan pada lonjakan sesaat, melainkan pada upaya membangun fondasi yang lebih kuat agar aset digital bisa diterima lebih luas oleh pengguna maupun pelaku industri.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


