Semarang — Peta kekuatan partai di Jawa Tengah pada Pemilu 2024 kembali memperlihatkan dominasi PDIP, tetapi ada satu sorotan menarik dari hasil rekapitulasi KPU: PSI berhasil menembus 10 besar partai dengan suara terbanyak di provinsi yang selama ini identik sebagai basis kuat banteng.
PSI Masuk 10 Besar di Tengah Dominasi PDIP
Hasil rapat pleno rekapitulasi suara KPU Pemilu 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah menempatkan PSI di posisi ke-10 dengan raihan 477.883 suara sah atau 2,61 persen. Angka itu memang masih terpaut sangat jauh dari PDIP yang kembali menjadi partai dengan suara terbesar, yakni 5.270.261 suara atau 28,79 persen.
Meski jaraknya lebar, capaian PSI tetap mencuri perhatian karena berhasil mengamankan tempat di jajaran 10 partai teratas dalam perebutan suara DPRD Provinsi Jawa Tengah. Di wilayah yang selama ini kerap disebut sebagai “kandang gajah” atau basis PDIP, posisi PSI memberi sinyal bahwa peta dukungan pemilih mulai bergerak lebih beragam.
PKB, Gerindra, dan Golkar Mengisi Lima Besar
Di belakang PDIP, PKB berada di peringkat kedua dengan 3.036.464 suara atau 16,58 persen. Gerindra menyusul di posisi ketiga dengan 2.592.886 suara atau 14,16 persen, lalu Golkar di urutan keempat dengan 2.253.697 suara atau 12,31 persen. PKS melengkapi lima besar setelah meraih 1.621.069 suara atau 8,85 persen.
Setelah itu, Demokrat, PPP, PAN, NasDem, dan PSI mengisi daftar sepuluh besar perolehan suara partai politik peserta Pemilu Legislatif 2024 untuk DPRD Provinsi Jawa Tengah. Total suara sah partai politik di provinsi ini mencapai 18.303.032 suara, menunjukkan kompetisi yang ketat dalam perebutan kursi legislatif.
Peta Suara yang Menggambarkan Persaingan Ketat
Dari data tersebut terlihat bahwa dominasi PDIP di Jawa Tengah masih belum tergoyahkan, namun selisih antarpeserta di bawahnya membentuk persaingan yang cukup rapat untuk memperebutkan kursi. Dalam konteks ini, keberhasilan PSI masuk 10 besar bukan hanya soal angka, tetapi juga soal konsistensi membangun dukungan di wilayah yang dikenal sangat kompetitif.
Dengan perolehan 477.883 suara, PSI memang belum menembus kelompok papan atas, tetapi capaian itu menunjukkan partai tersebut mulai mendapat ruang di tengah peta politik Jawa Tengah yang selama ini didominasi partai-partai besar. Di sisi lain, hasil pleno ini juga menegaskan bahwa pertarungan suara di Jawa Tengah tidak hanya soal siapa yang paling besar, tetapi siapa yang mampu bertahan dan menambah basis dukungan di lapangan.


