Pasar kripto kembali berada di bawah tekanan pada 8 Januari 2026. Dalam 24 jam terakhir, mayoritas aset digital besar bergerak melemah seiring aksi ambil untung dan sikap hati-hati investor global. Bitcoin dan Ethereum, dua aset dengan bobot terbesar di pasar, ikut terkoreksi meski masih bertahan jauh dari level terendahnya. Di tengah pergerakan yang serba merah ini, hanya segelintir token yang mampu mencuri perhatian dan tetap menguat.
Bitcoin dan Ethereum Kompak Terkoreksi
Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level USD 91.255,30 setelah turun 2,44 persen dalam sehari. Meski begitu, kapitalisasi pasarnya masih berada di atas USD 1,8 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual memang ada, tetapi belum cukup untuk menggoyang dominasi BTC sebagai aset utama di pasar kripto.
Ethereum juga tidak luput dari tekanan. Aset terbesar kedua ini turun 3,74 persen ke USD 3.166,75. Pelemahan ETH terjadi di tengah minimnya dorongan positif dari sektor DeFi dan NFT, dua ekosistem yang selama ini kerap menjadi penopang sentimen Ethereum.
Mayoritas Altcoin Ikut Melemah
Gelombang koreksi terlihat meluas ke sejumlah altcoin besar. XRP turun paling dalam di jajaran aset utama, yakni 5,55 persen ke USD 2,17. BNB melemah 2,06 persen ke USD 899,42, sementara Solana terkoreksi 3,09 persen ke USD 136,59. Dogecoin juga turun 2,45 persen ke USD 0,1466, dan Cardano (ADA) merosot 4,04 persen ke USD 0,4031.
Tekanan serupa turut menghampiri aset lain seperti Bitcoin Cash yang turun 1,23 persen ke USD 630,88, Chainlink (LINK) melemah 4,06 persen ke USD 13,43, dan HYPE yang terkoreksi 3,62 persen ke USD 26,98. Monero turun tipis 0,92 persen ke USD 437,30.
Stablecoin Bertahan, TRX dan LEO Jadi Pengecualian
Di tengah pasar yang didominasi warna merah, stablecoin tetap menjadi tempat berlindung sementara bagi pelaku pasar. Tether (USDT) tercatat stabil di USD 0,9991, hanya turun tipis 0,04 persen. USDC bahkan naik tipis 0,01 persen ke USD 0,9998.
Di sisi lain, TRX menjadi salah satu aset yang masih mampu bergerak positif dengan kenaikan 1,34 persen. LEO juga mencatat penguatan 2,12 persen ke USD 9,14, menjadikannya salah satu dari sedikit aset besar yang bertahan di zona hijau saat pasar kripto lain justru terkoreksi.
Keputusan investasi atas kripto adalah tanggung jawab pembaca. Segala pilihan pembelian dan penjualan harus disertai dengan pembelajaran dan analisis mendalam. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keuntungan atau kerugian dari keputusan investasi yang diambil.
Source link


