Perusahaan pengembang digital di bawah ekosistem Danantara Holding BUMN Danareksa, PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) telah membentuk Fraud Detection Consortium (FDC) untuk melawan penipuan dalam layanan keuangan digital dan sektor financial technology (fintech) di Indonesia. Sebagai upaya untuk memperkuat tata kelola mitigasi fraud dan insiden siber, FDC menjadi jaringan intelijen fraud pertama di Indonesia yang didukung oleh industri fintech dan keuangan digital.
Sekretaris Jenderal AFTECH, Firlie Ganinduto, menekankan pentingnya FDC sebagai pilar utama dalam memerangi fraud yang semakin terorganisasi, serta sebagai wadah untuk penyelarasan standar keamanan dan pertukaran insight. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dari AFTECH dan Jalin untuk menyediakan perlindungan bagi ekosistem fintech agar dapat tumbuh dengan sehat dan terpercaya. Dengan FDC, kolaborasi antar industri dapat dilakukan untuk memberantas kejahatan siber yang semakin kompleks melalui pertukaran data intelijen yang terpusat.
Melalui konsep FDC, sinyal risiko dari berbagai entitas industri dapat dikonsolidasikan sehingga data yang sebelumnya terfragmentasi dapat diolah menjadi wawasan anti-fraud yang lebih komprehensif dan relevan bagi seluruh anggota. Dengan demikian, langkah ini diharapkan dapat memperkuat keamanan dalam industri fintech dan keuangan digital di Indonesia.


