Apple mengalami pergantian kepemimpinan dalam divisi kecerdasan buatan (AI) dengan John Giannandrea yang mengundurkan diri dari jabatannya. Dalam upaya untuk mengembangkan kembali Siri yang didukung AI, Apple menunjuk Amar Subramanya sebagai Wakil Presiden AI yang baru. Subramanya, yang sebelumnya berpengalaman di Google dan Microsoft, akan memimpin pengembangan model AI, riset pembelajaran mesin, dan keamanan AI di Apple.
Giannandrea, yang sebelumnya bekerja di Google sebelum bergabung dengan Apple pada 2018, akan tetap berperan sebagai penasihat meskipun sudah memasuki masa pensiun pada musim semi 2026. Perubahan kepemimpinan ini dilakukan setelah Apple menunda peluncuran Siri yang lebih personal pada Maret 2025, karena projek tersebut membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.
Diharapkan dengan pengalaman Subramanya dalam mengintegrasikan riset AI ke dalam produk nyata, Apple dapat terus berinovasi terutama dalam pengembangan fitur-fitur Apple Intelligence yang menjadi prioritas perusahaan. Siri yang telah diperbarui diperkirakan akan diluncurkan pada musim semi mendatang, dengan dukungan beberapa fitur baru dari model AI Gemini milik Google.
Perubahan kepemimpinan ini merupakan langkah strategis Apple untuk meningkatkan pengalaman AI yang lebih cerdas, personal, dan terpercaya bagi pengguna di seluruh dunia. CEO Apple, Tim Cook, menekankan bahwa dengan dukungan dari Amar Subramanya di bawah pengawasan Craig Federighi, Apple siap untuk mempercepat upaya dalam menghadirkan pengalaman AI generasi berikutnya yang lebih baik. Apple berkomitmen untuk terus memperluas batas kemungkinan AI dengan fondasi yang dibangun oleh Giannandrea dan keahlian Subramanya yang mendalam.


