Banjir yang melanda Sumatera Utara telah menyebabkan peningkatan paparan penyakit, terutama yang berkaitan dengan air bersih seperti diare dan penyakit kulit. Dokter Eka Airlangga dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumatera Utara menyatakan bahwa pemberian air bersih dan obat-obatan sederhana seperti salep telah dilakukan untuk mengatasi dampak banjir ini.
Di sisi lain, dr. Asrawati selaku Ketua IDAI Cabang Sumatera Barat menambahkan bahwa anak-anak umumnya menderita infeksi saluran napas atas (ISPA), diare, dan penyakit kulit akibat banjir ini. Kasus ISPA, diare, pneumonia, dan penyakit luka kulit juga banyak terjadi di daerah lain, seperti yang diungkapkan oleh Ketua IDAI Cabang Aceh, dr. Raihan. Tindakan pengobatan serta antisipasi terhadap infeksi tetanus juga dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan akibat banjir ini.


