More

    Penjahat Penipu Rugikan Ayah Raline Shah Rp 254 Juta

    Penjahat Penipu Rugikan Ayah Raline Shah Rp254 Juta

    Kasus penipuan yang menimpa Ketua PMI Sumatera Utara sekaligus Konsul Jenderal Republik Turki untuk wilayah Sumatera, Rahmat Shah, membuka kembali modus lama yang kian rapi: menyaru sebagai orang dekat korban untuk memancing transfer uang. Dalam perkara ini, Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap jaringan pelaku yang diduga menjerat Rahmat Shah, ayah dari artis Raline Shah, dengan kerugian mencapai Rp254 juta.

    Modus Mengaku sebagai Raline Shah

    Peristiwa itu bermula saat korban menerima pesan dari nomor yang mengatasnamakan Raline Rahmat Shah. Isi pesan tersebut meminta korban membeli emas dan mentransfer dana ke rekening atas nama MSL. Belakangan, Raline Shah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang kepada sang ayah. Dari situlah terungkap bahwa pesan tersebut merupakan bagian dari skema penipuan yang disusun para pelaku.

    Direktorat Reserse Siber Polda Sumut kemudian bergerak cepat dan menyita sejumlah barang bukti, mulai dari handphone, anjungan tunai mandiri, data transaksi rekening, hingga bundelan transaksi milik korban. Bukti-bukti itu memperkuat dugaan bahwa para pelaku bekerja secara terorganisir, bukan sekadar aksi spontan.

    Empat Pelaku Ditangkap, Dua di Antaranya Warga Binaan

    Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap empat orang tersangka, yakni MSL (25) dan R (34) yang merupakan warga binaan di Lapas Kelas I Medan, serta dua perempuan berinisial IP (20) dan TH (30) dari Kabupaten Langkat dan Medan. Penangkapan dilakukan pada September 2025 setelah penyidik menelusuri aliran transaksi dan keterlibatan masing-masing pelaku.

    Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal, termasuk Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan, yang ancaman hukumannya mencapai 12 tahun penjara dan denda Rp12 miliar. Kasus ini juga menunjukkan bagaimana pelaku memanfaatkan identitas orang terkenal untuk membangun kepercayaan korban dalam waktu singkat.

    Kerja Sama Lembaga Jadi Kunci Pengungkapan

    Pengungkapan perkara ini tidak lepas dari kerja sama Direktorat Reserse Siber Polda Sumut dengan Otoritas Jasa Keuangan serta Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara. Kolaborasi lintas lembaga tersebut membantu polisi menelusuri jejak transaksi dan menghubungkan peran para tersangka yang diduga saling terkait dalam menjalankan aksi penipuan.

    Kasus yang menimpa Rahmat Shah menjadi pengingat bahwa penipuan digital tak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga bisa menjebak tokoh publik dengan modus yang tampak meyakinkan. Dalam perkara ini, nama keluarga, pesan singkat, dan tekanan untuk segera mentransfer uang menjadi kombinasi yang cukup untuk membuat korban mengalami kerugian besar.

    Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

    Berita Terbaru

    Related articles