More

    Fakta Viral Maling Nyebur Kali di Jagakarsa: Terungkap!

    Fakta di balik video viral pria nyebur ke kali di Jagakarsa akhirnya terungkap. Rekaman yang beredar luas di media sosial sempat memunculkan dugaan liar bahwa seorang pria dikejar warga setelah mencuri, lalu dipaksa masuk ke sungai. Namun, penjelasan kepolisian menunjukkan cerita di lapangan tidak sesederhana yang ramai dibicarakan warganet.

    Video Viral, Publik Langsung Berspekulasi

    Video itu diunggah akun Instagram @infojaksel.id dan memperlihatkan seorang pria berada di area kali di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dari keterangan yang ikut menyebar, pria tersebut disebut mencuri ponsel, lalu barang curian itu dibuang ke sungai saat aksinya ketahuan. Narasi yang berkembang menyebut warga yang marah kemudian memaksanya turun ke kali untuk mencari ponsel tersebut.

    Cuplikan singkat itu membuat banyak orang langsung mengira telah terjadi aksi penghakiman massa. Padahal, menurut kepolisian, dugaan tersebut tidak sesuai dengan peristiwa yang sebenarnya terjadi di lokasi.

    Penjelasan Polisi: Bagian dari Pencarian Barang Bukti

    Kapolsek Jagakarsa, Komisaris Polisi Nurma Dewi, menegaskan bahwa pria yang terlihat masuk ke kali bukan sedang dikejar warga atau menjadi korban amukan massa. Ia menjelaskan, kejadian tersebut merupakan bagian dari proses pencarian barang bukti oleh petugas kepolisian.

    Menurut Nurma, saksi di lokasi hanya melihat seorang pria turun ke dalam kali untuk mencari barang bukti yang diduga dibuang oleh pelaku kejahatan. Setelah proses pencarian selesai, pria itu langsung diamankan dan dibawa petugas ke mobil polisi.

    Tidak Ada Penghakiman Massa

    Nurma juga menepis anggapan bahwa ada pengeroyokan atau tindakan main hakim sendiri dalam peristiwa itu. Ia menegaskan, pria yang turun ke sungai tersebut segera diamankan setelah pencarian selesai, tanpa adanya aksi penghakiman dari warga.

    Proses itu disebut masih berkaitan dengan penyelidikan Polres Metro Kota Depok, terutama untuk mencari barang bukti yang diduga sempat dibuang ke sungai oleh pelaku. Dengan penjelasan ini, polisi meluruskan bahwa video yang viral telah memunculkan kesan yang keliru dibanding kejadian sebenarnya di lapangan.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles