More

    Ducati Mencari Peluang di MotoGP Mandalika 2025

    Ducati Mencari Peluang di MotoGP Mandalika 2025

    Hasil pahit Ducati di MotoGP Mandalika 2025 menjadi bahan evaluasi serius bagi tim pabrikan asal Italia itu. Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, tak menutupi rasa kecewanya setelah akhir pekan yang berjalan jauh dari harapan di Sirkuit Internasional Mandalika. Di saat tim Ducati Lenovo kesulitan menemukan ritme, kemenangan justru datang lewat Fermin Aldeguer yang membawa hasil manis untuk Gresini Racing.

    Akui Mandalika sebagai akhir pekan yang berat

    Bagi Dall’Igna, rangkaian balapan di Mandalika bukan sekadar hasil buruk, melainkan peringatan bahwa dominasi di lintasan tidak bisa dianggap pasti. Ia menyebut akhir pekan tersebut sebagai musibah yang harus dijadikan pengingat oleh seluruh tim. Dalam pandangannya, performa yang menurun di Mandalika menunjukkan bahwa setiap keberhasilan tetap membutuhkan kerja keras dan kesiapan penuh, bukan hanya nama besar di atas motor.

    Ducati bersiap melakukan evaluasi

    Dall’Igna menegaskan Ducati akan meninjau kembali hasil yang mereka dapatkan di Mandalika 2025. Evaluasi itu menjadi langkah penting agar tim pabrikan bisa memahami apa yang salah dan bagaimana memperbaikinya untuk seri-seri berikutnya. Meski hasil yang diterima jauh dari ideal, ia menegaskan Ducati tetap akan melaju dengan keyakinan yang sama. Menurutnya, pengalaman pahit seperti di Mandalika justru diperlukan agar tim bisa terus berkembang dan tidak terlena oleh pencapaian sebelumnya.

    Pelajaran dari kemenangan tim satelit

    Kemenangan Fermin Aldeguer bersama Gresini Racing menambah kontras situasi di kubu Ducati. Di satu sisi, ada tim satelit yang mampu tampil efektif dan mengunci hasil terbaik. Di sisi lain, tim pabrikan justru terpukul oleh performa yang tidak sesuai ekspektasi. Kondisi ini membuat Mandalika 2025 menjadi momen penting bagi Ducati untuk melihat ulang pendekatan mereka, sekaligus mengingat bahwa setiap akhir pekan balap selalu menyimpan tantangan yang bisa mengubah peta persaingan.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles