Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mengakui bahwa dirinya belum menerima data tentang kepemimpinan baru atau adanya dualisme kepemimpinan di PPP. Dalam sebuah acara di Hotel Sultan, Jakarta, Supratman menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada informasi yang diterimanya mengenai hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap kedua belah pihak sebelum mengambil sikap resmi dari pemerintah.
Menurut Supratman, proses verifikasi terkait dengan partai politik membutuhkan waktu yang tidak perlu dipercepat. Ia menjelaskan bahwa Kementerian Hukum akan melakukan penelitian sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Supratman juga menegaskan bahwa pelayanan terbaik akan diberikan bagi partai politik yang mendaftar sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.
Sebelumnya, terdapat dua calon, Mardiono dan Agus Suparmanto, yang sama-sama menyatakan terpilih sebagai Ketua Umum PPP secara aklamasi. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat ketidakjelasan terkait dengan kepemimpinan di tubuh PPP yang masih perlu ditinjau lebih lanjut oleh pihak berwenang.


