Cesium (Cs) adalah logam lunak, fleksibel, dan berwarna perak yang memiliki sifat mencair mendekati suhu ruangan dan mudah berikatan dengan klorida membentuk bubuk kristal. Salah satu bentuk radioaktif cesium yang umum adalah Cs-137, yang diproduksi melalui fisi nuklir untuk digunakan dalam peralatan medis dan alat ukur. Cs-137 juga dihasilkan sebagai produk sampingan dari proses fisi nuklir dalam reaktor nuklir dan uji coba senjata nuklir.
Cs-137 memiliki kemampuan bereaksi di lingkungan yang mirip dengan garam dapur (natrium klorida), dengan karakteristik mudah bergerak di udara, larut dalam air, terikat kuat pada tanah dan beton, tetapi tidak menyebar terlalu jauh ke dalam tanah. Tanaman dan vegetasi yang tumbuh di tanah yang terkontaminasi dapat menyerap sejumlah kecil Cs-137 dari tanah, yang dapat berasal dari senjata nuklir dan kecelakaan reaktor nuklir.
Paparan eksternal terhadap Cs-137 dalam jumlah besar dapat mengakibatkan luka bakar, penyakit radiasi akut, dan bahkan kematian. Risiko kanker juga dapat meningkat karena radiasi gamma berenergi tinggi. Paparan internal Cs-137 melalui konsumsi atau inhalasi memungkinkan bahan radioaktif tersebut tersebar di jaringan lunak, khususnya jaringan otot, yang dapat meningkatkan risiko kanker. Itulah beberapa informasi mengenai Cs-137 dan dampaknya, sebagaimana dikutip dari epa.gov.


