Kebijakan yang diterapkan oleh Trump terhadap ByteDance dan aplikasi TikTok tetap dalam penegakan hukum, namun dengan kompromi baru. Salah satu kompromi utama yang diberlakukan adalah memberikan ekstensi batas waktu penggunaan aplikasi sebelum diblokir. Batas waktu baru telah ditetapkan hingga 20 Januari 2026. Meskipun ada kelonggaran berupa penundaan pemblokiran, pemaksaan penjualan tersebut akan mengubah struktur kepemilikan TikTok di AS, dengan ByteDance menjadi pemegang saham minoritas.
Ada juga kabar bahwa saham ByteDance pada TikTok AS akan ditekan hingga di bawah 20 persen, untuk memastikan bahwa perusahaan tetap mematuhi persyaratan undang-undang yang berlaku. Beberapa investor besar dari AS, seperti Oracle dan Silver Lake, juga dikabarkan akan membeli saham TikTok. Tak hanya itu, tokoh-tokoh terkenal seperti Michael Dell dari Dell Technologies dan Rupert Murdoch sebagai pemilik media besar juga disebut akan ikut bergabung dalam konsorsium investor yang terlibat.


