Forum Moeda Indonesia (FORMID) menggelar diskusi bertemakan “Kepemimpinan Bahlil, Masa Depan Golkar dan Arah Politik Indonesia” di Phoenam Coffee, Jakarta Pusat. Ketua Umum FORMID, Abubakar Solissa, menyebut Bahlil Lahadalia sebagai panutan bagi anak muda Indonesia. Menurutnya, Bahlil Lahadalia sebagai figur yang patut dicontoh di dunia politik dan pemerintahan saat ini.
Jefri Gultom dari Angkatan Muda Pembaharu Indonesia (AMPI) juga mengakui bahwa Bahlil Lahadalia adalah pemimpin yang egaliter, terbuka, dan komitmen kuat dalam pengembangan generasi muda. Menyikapi gaya kepemimpinan Bahlil, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) merasa optimis dengan kemenangan Golkar di pemilu 2029.
Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Syaf Lessy, juga turut berpendapat bahwa kehadiran Golkar dengan wajah baru berkat kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Lessy menekankan bahwa Bahlil telah mengubah gaya politik feodal menjadi demokratis dan terbuka, memberikan harapan bagi generasi muda Indonesia bahwa kesempatan untuk berkiprah dalam politik tidak terbatas hanya bagi kalangan tertentu.
Dalam diskusi tersebut, para peserta sepakat bahwa Bahlil Lahadalia membawa perubahan positif dalam politik Golkar dan memberikan inspirasi bagi kaum muda untuk terlibat dalam kepemimpinan politik tanpa adanya hambatan kasta atau latar belakang materi. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin yang berkualitas dan demokratis, sesuai dengan visi kepemimpinan yang diusung oleh Bahlil.


