Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyoroti pentingnya memiliki “pertemanan yang kuat yang benar-benar bersedia membantu dan membela” dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-80 di New York. Zelensky menekankan bahwa hukum internasional akan berlaku jika memiliki teman yang kuat yang akan mendukung dengan senjata. Dia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap konflik-perang yang belum terselesaikan di berbagai negara termasuk Gaza, serta menyatakan bahwa lembaga internasional semakin melemah.
Selain itu, Zelensky mengingatkan tentang potensi ancaman perang drone yang dapat mengancam keamanan negara-negara. Ia menyinggung bagaimana pesawat tanpa awak Rusia melanggar wilayah udara Polandia baru-baru ini, serta menyoroti bahwa teknologi perang tidak lagi terbatas pada geografi. Zelensky juga menekankan bahwa perkembangan drone saat ini semakin memburuk dan dapat berpotensi menjadikan drone melawan drone, menyerang infrastruktur penting, dan lebih bergantung pada sistem AI.
Dengan situasi yang semakin kompleks dan terancam oleh perang drone, Zelensky memperingatkan bahwa negara-negara di dunia harus bergerak lebih cepat untuk mengatasi perkembangan teknologi yang dapat membahayakan keamanan. Melalui pidatonya di Sidang Umum PBB, Zelensky berusaha menyadarkan bahwa tantangan global saat ini memerlukan respons yang lebih efektif dan kolektif untuk menjaga perdamaian dunia.


