More

    Sekjen dan Hubungan PDIP dengan Prabowo Pasca Kontroversi Budi Gunawan

    Pergantian komposisi Kabinet Merah Putih pada Senin, 8 September 2025, tak hanya menyisakan daftar nama pejabat yang diganti, tetapi juga memperlihatkan cara Istana mengelola transisi politik secara halus. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendatangi lima mantan menteri yang terkena reshuffle dan membagikan momen itu lewat akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet. Di tengah sorotan publik atas perubahan di kursi-kursi penting, pertemuan itu menjadi isyarat bahwa proses perombakan kabinet dijalankan tanpa meninggalkan kesan renggang.

    Teddy Temui Lima Mantan Menteri Usai Reshuffle

    Lima tokoh yang ditemui Teddy adalah mantan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan (BG), mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, serta mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding. Dalam unggahan tersebut, tampak para mantan menteri menyambut kedatangan Teddy dengan ekspresi yang disebut ceria dan tersenyum semringah. Kehadiran Teddy di antara para pejabat yang baru saja meninggalkan jabatan memberi kesan bahwa reshuffle ini tetap dikawal dengan komunikasi yang tertib.

    Prasetyo Hadi Ikut Mendampingi Pertemuan

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga terlihat mendampingi Teddy saat bertemu Sri Mulyani. Kehadiran Prasetyo mempertegas bahwa momen tersebut bukan sekadar kunjungan informal, melainkan bagian dari rangkaian komunikasi setelah perubahan kabinet dilakukan. Di tengah perhatian publik terhadap posisi Budi Gunawan dan nama-nama besar lain yang ikut bergeser, pertemuan itu menjadi penanda bahwa relasi antarelite tetap dijaga dalam koridor yang formal dan terkendali.

    Reshuffle Jadi Sorotan Politik

    Meski unggahan Sekretariat Kabinet menonjolkan suasana hangat, reshuffle pada 8 September 2025 tetap memantik pembacaan politik yang lebih luas. Pergeseran sejumlah menteri strategis, termasuk Budi Gunawan dan Sri Mulyani, menegaskan bahwa Presiden dan lingkar Istana sedang menata ulang mesin pemerintahan. Di saat yang sama, publik juga menyoroti bagaimana hubungan antarkekuatan politik, termasuk PDIP dan Prabowo, dibaca ulang pasca-kontroversi seputar Budi Gunawan. Namun dari foto dan pertemuan yang dibagikan itu, pesan yang paling terlihat justru sederhana: perombakan boleh keras di keputusan, tetapi tetap dijaga agar tidak panas di permukaan.

    Berita Terbaru

    Related articles